Menerapkan Gizi Seimbang pada Anak saat Di Rumah Aja

 Lha, emangnya Okta udah punya anak gitu nulis tentang menerapkan gizi seimbang pada anak?

Belum dong. Anaknya masih di dalem perut, tapi ibunya udah belajar dari sekarang. Gak ada salahnya kan? Dan aku gak mau tahu sendirian, jadi aku bakalan share ilmu tentang menerapkan gizi seimbang pada anak saat di rumah aja yang aku dapet dari webinar Nutrisi Bangsa.

Jadi begini....


Meskipun belum punya anak, tapi di rumah aku tinggal bareng ponakan-ponakana aku yang masih anak-anak. Ngeliat sendiri sih gimana moody-nya anak-anak soal makan. Pengennya makan yang dia suka aja. Masih mending kalau yang dia suka itu makanan yang sehat dan bergizi, kalau enggak? Orang tuanya yang pusing antara anak makan tapi yang gak bergizi atau bikin makan makanan bergizi tapi anaknya gak mau makan. Bingung kan?

Di webinar Nutrisi Bangsa kemarin, bahasannya pas banget tentang membiasakan menerapkan gizi seimbang pada anak selama di rumah aja. Pandemi udah berlangsung lebih dari 7 bulan, anak-anak udah bosen di rumah aja. Kebosanan ini ternyata memicu stress, gak cuma buat orang tua tapi juga anak-anak. Stress kalau tidak bisa dikelola dengan baik jadinya akan berpengaruh negatif pada anak, salah satunya bikin anak gak nafsu makan. Sedangkan asupan nutrisi anak harus diperhatikan untuk tumbuh kembangnya.



Nah, disini lah peran orang tua sangat penting untuk mengawasi tumbuh kembang anak. Makannya, jadi orang tua ternyata gak bisa asal-asalan, harus tahu ilmunya. Gimana mau ngasih gizi seimbang buat anak kalau orang tuanya sendiri gak ngerti apa itu gizi seimbang?


Gizi Seimbang untuk Tumbuh Kembang Anak


Sebenarnya, gizi seimbang itu apa sih? Dan kenapa penting untuk tumbuh kembang anak?

Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh dan memerhatikan prinsip variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan ideal.


dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK selaku Dokter Spesialis Gizi Klinis menjelaskan bahwa gizi seimbang bisa dicapai apabila makanan yang dikonsumsi dalam jumlah cukup, berkualitas baik dan beragam jenisnya untuk memenuhi berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Jadi, makan juga jangan asal makan dan kenyang aja. Kamu harus tahu nutrisi yang dibutuhkan tubuh kamu dan jangan lupa soal variasi makanan.





Masalahnya, anak cenderung cepat bosan dan picky, cuma pengen makan makanan yang dia suka. Apalagi di masa pandemi ini karena mereka di rumah aja. Kalau dibiarkan, hal ini bisa berdampak pada kurangnya asupan nutrisi yang dibutuhkan. Makannya, orang tua harus mengerti mengenai pedoman gizi seimbang.

Panduan Isi Piringku


Untuk mendapatkan gizi seimbang, kamu bisa coba mempelajari tentang pedoman isi piringku.

"Isi Piringku" merupakan kampanye Kementerian Kesehatan RI tentang acuan sajian sekali makan yang digaungkan sejak tahun 2017 sebagai Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS).

Momen di rumah aja sebenarnya bisa jadi saat yang tepat untuk memperkenalkan anak mengenai gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang sesuai dengan isi piringku, karena anak hanya makan makanan yang ada dirumah. Disini peran orang tua sangat penting untuk bisa mengenalkan ini pada anak.

Panduan Isi Piringku

Protein nabati bisa dijadikan opsi yang bagus karena cocok untuk semua usia terutama bagi yang memiliki alergi protein hewani. Manfaat protein nabati salah satunya bisa didapatkan dari kacang-kacangan seperti susu olahan soya.

Menerapkan Gizi Seimbang pada Anak saat Di Rumah Aja


Menurut penelitian, 95% hormon serotonin diproduksi usus. Maka dari itu, makanan yang kita makan dan kesehatan saluran cerna bisa mempengaruhi kesehatan psikis. Anak yang tidak menerima asupan gizi seimbang berpotensi mengalami kecemasan loh. Karenanya, kondisi psikis ibu dan anak harus didukung.

Sedikit banyak, di rumah aja emang bikin stress. Nah, stress yang berkepanjangan dan tidak diolah dengan baik bisa memengaruhi perilaku makanan anak dirumah. Menurut Putu Andani, M.Psi selaku Psikoloh Anak dari Tiga Generasi, orang tua perlu memantau mood anak dengan baik sambil mengelola stressnya sendiri.

Ada beberapa alternatif agar anak tidak bosan, bisa dengan mencoba keterampilan baru atau melalui interaksi yang menyenangkan. Diantaranya:

  • Anak diajak menerapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga kecil di rumah
  • Anak bisa diajak beres-beres rumah
  • Anak bisa diajarkan memilah makanan dan mengeksplor nama, warna, dan berbagai jenis makanan
  • Anak bisa diajarkan memotong, mencampur adonan, menentukan porsi makan, dan menata peralatan makan di meja.
  • Mengajak anak bermain hal-hal yang dia sukai
  • Mendongeng mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan dan gizi seimbang




Ternyata, menjadi orang tua itu butuh effort yang besar, harus mau banyak belajar, harus bisa multitasking dan harus terus semangat meskipun lelah. Untuk menerapkan gizi seimbang pada anak saat di rumah aja emang gak gampang, tapi harus senantiasa belajar dan semangat agar anak bisa mendapatkan gizi seimbang dan tumbuh kembangnya berjalan dengan baik.

Join the conversation!

Latest Instagrams

© Grow Bold, not Just Old. Design by FCD.