Jelajah Alam bersama AQUA

Tahun ini, AQUA kembali mengadakan Jelajah Alam AQUA yang diselenggarakan di Klaten, Jawa Tengah. Jelajah alam ini bukan sekedar jalan-jalan loh, tapi peserta jelajah alam juga akan mempelajari mengenai konservasi alam bersama dengan 3 orang influencer yaitu Caesa Ramadhanis (@chaesadhanisa), Kenny Santara (@kartuposinsta) dan Renaldi Ahmad (@skinnymonkey).

Apakah semua orang bisa ikutan Jelajah Alam AQUA ini?

Jelajah Alam AQUA


Semua orang berkesempatan buat ikutan, tapi gak semua orang bisa ikut. Jadi, AQUA menyelenggarakan kompetisi foto dengan tema #BijakGunakanAir dan dari kompetisi tersebut dipilih 10 orang. Beruntungnya, aku jadi salah satu yang terpilih dan akhirnya di tanggal 10-11 September 2019 berangkat ke Klaten, Jawa Tengah untuk Jelajah Alam bersama AQUA.

Penasaran gak sih disana ngapain aja dan kemana aja? Simak cerita lengkapnya yuk!

Hari ke-1


Dini hari tanggal 10 September 2019, kita udah kumpul di Bandara Soekarno Hatta karena kita first flight menuju Solo, Jawa Tengah. Disanalah pertama kali kenalan sama peserta, influencer dan panitia yang berangkat bareng dari Jakarta. Tapi gak cuma dari Jakarta loh, peserta yang dari daerah lain sudah menunggu di Solo karena mereka tiba udah dari sehari sebelumnya. Abis sarapan, kita langsung check in dan nunggu boarding di ruang tunggu. Tepat jam 5.25 WIB, pesawat lepas landas dari Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.

Jelajah Alam AQUA


First Flight itu selain ngantuk tapi juga menyenangkan karena bisa liat pemandangan matahari terbit. Dari langit masih gelap, sampai terang. Kebetulan dapet window seat jadi puas banget liat pemandangan dari atas. Sekitar jam 6.55WIB, akhirnya pesawat landing di Bandara Adi Soemarmo, Solo dan langsung disambut panitia yang sudah standby disana. Dari sana, perjalanan seru ini dimulai!

Pabrik AQUA Klaten


First stop: Pabrik AQUA Klaten. Pas nyampe, kita langsung dipersilahkan masuk ke ruang meeting PT. Tirta Investama Klaten. Ya, PT. Tirta Investama adalah perusahaan yang memproduksi AQUA. Sebelum memulai acara, ada safety brieffing terlebih dahulu dari keamanan pabrik.

Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak Arif Mujahidin, Communications Director Danone Indonesia. Beliau menjelaskan mengenai komitmen Danone AQUA dalam mengelola perusahaannya secara bertanggung jawab baik untuk internal perusahaan, society maupun lingkungan.

Arif Mujahidin Danone


Program-program AQUA dari hulu ke hilir juga dijelaskan, bagaimana AQUA berkomitmen penuh untuk menjaga lingkungan terutama mata air dan sungai. Upaya konservasi juga dimasukan ke dalam program kerja agar siklus air tetap terjaga dengan baik.

Setelah menerima ilmu, kami langsung diajak berkeliling pabrik melihat bagaimana proses hingga menjadi produk AQUA. AQUA ini benar-benar menjaga kualitas produknya, quality controlnya juga ketat. Proses tersebut kebanyakan menggunakan mesin-mesin canggih, tapi tenaga manusia pun masih dibutuhkan di beberapa bagian.

Jelajah Alam AQUA

Jelajah Alam AQUA


Desa Mriyan


Setelah puas berkeliling di pabrik AQUA, kami melanjutkan perjalanan ke Desa Mriyan, Boyolali. Desa ini berada di dataran tinggi. Disinilah Hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Pusur. Disini ternyata kering sekali, padahal aku pikir DAS ini ada di tengah hutan yang lembab dan segar dengan pemandangan air terjun.

Jelajah Alam AQUA


Di desa ini kami juga mampir di salah satu rumah warga. Disana sudah berkumpul kelompok tani Sekar Dewani yang selanjutnya menjelaskan kepada kami mengenai cara budidaya bunga Krisan. Kegiatan budidaya tanaman Krisan meliputi pembibitan, penanaman, dan perawatan. Btw, pada tau apa itu bunga Krisan?

Bunga Krisan biasanya digunakan sebagai hiasan. Untuk menanamnya dibutuhkan greenhouse. Biasanya bunga ini dipakai juga untuk hiasan dekorasi pernikahan. Hasil budidaya disini disalurkan kepada beberapa vendor yang membutuhkan.

Jelajah Alam AQUA
Photo by @margaapsari (instagram)

Jelajah Alam AQUA


Gumuk Indah


Akhirnya tiba waktunya makan siang. Tapi, ada yang beda dari makan siang kali ini. Kami harus berjalan menuju bukit terlebih dahulu sebelum makan karena makanan sudah disiapkan di atas sana. Sebelum berjalan ke Gumuk Indah, kami disuguhi cemilan khas desa tersebut seperti kacang rebus, jagung rebus, dll, juga teh manis hangat yang rasanya enak banget.

Jalan menuju Gumuk Indah ini menanjak, dengan pemandangan kebun yang kering. Gumun Indah ini sebenarnya adalah camping ground dan ketika sampai langsung disambut tulisan Gumuk Indah yang besar, terbuat dari bambu atau kayu.

Jelajah Alam AQUA

Jelajah Alam AQUA


Disini juga terdapat Stasiun Cuaca Gumuk yang setiap sebulan sekali dilakukan monitoring untuk pengambilan data hujan.

Makan siang kali ini nikmat sekali, hidangannya makanan tradisional dan ada nasi jagung juga. Ini pertama kalinya aku mencoba nasi jagung loh! Enak banget sambil makan sambil liat pemandangan dan semilir angin sepoy-sepoy. Gak lupa, kami juga nyobain Kopi Merapi yang secara khusus disuguhkan siang itu.

Jelajah Alam AQUA


Desa Mundu


Kalau di Desa Mriyan kami belajar budidaya bunga Krisan, disini kami belajar mengenai Biogas. Sebelum mendengarkan paparan dari warga yang akan menjelaskan mengenai biogas, kami disuguhi susu sapi hangat yang belum lama diperah dari sapinya langsung. Murni dan segar!

Jelajah Alam AQUA


 Biogas merupakan gas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik atau fermentasi dari bahan-bahan organik termasuk diantaranya kotoran manusia dan hewan, limbah domestik, sampah biodegrradable. Nah disini yang digunakan adalah kotoran sapi yang diolah menjadi biogas. Biogas ini bisa dipakai sebagai bahan bakar kendaraan maupun menghasilkan listrik. Di desa ini kebanyakan dimanfaatkan sebagai bahan bakar gas untuk memasak atau untuk menyalakan petromak.

Jelajah Alam AQUA
Photo by @margaapsari (instagram)

Jelajah Alam AQUA


Biogas ini sangat membantu perekonomian masyarakat.

Keliling Kota Solo


Hari pertama ditutup dengan berkeliling Kota Surakarta dengan Bus Werkudara, bus wisata bertingkat yang menjadi bis wisata pertama yang bertingkat di Indonesia loh!

Jelajah Alam AQUA
Taken by @skinnymonkey (instagram)


Hari ke-2


Desa Polan


Jelajah hari kedua ini dimulai dengan mengunjungi Desa Polan. Disana, kami dijelaskan bahwa AQUA Lestari mendukung dan membina LSM Gita Pertiwi yang membantu Komunitas Petani Alami Klaten (KOMPAK). Nah, petani yang tergabung disini membuat pupuk alami juga menjual dan menggunakannya untuk kebutuhan pertanian. Selain pupuk alami, mereka juga membudidayakan Bunga Telang yang nantinya akan diolah menjadi teh.

Jelajah Alam AQUA

Jelajah Alam AQUA


Teh Bunga Telang memiliki banyak khasiat baik untuk tubuh. Tehnya berwarna biru, tapi akan berubah menjadi warna ungu jika dicampur air jeruk nipis. Rasanya? Seperti teh pada umumnya tapi lebih manis.

Selain itu juga ada pengembangbiakan Burung Hantu atau Tyto Alba. Tujuannya, agar burung hantu bisa mandiri mencari makan di alam. Masih ingat kan kalau Burung Hantu adalah predator alami bagi hama? Nah, sedikit banyak pembudidayaan ini untuk menghilangkan hama yang menyerang lahan pertanian milik masyarakat.

Jelajah Alam
Penangkaran Burung Hantu


Bank Sampah


Setelah mengunjungi Lab Pertanian Polan, kami langsung menuju Bank Sampah Margosaras. LSM yang membina bank sampah ini adalah LSM Lestari. Ada empat jenis sampah yang dikelola yaitu sampah organik, sampah layak jual, sampah plastik dan sampah yang dikreasikan.

Jelajah Alam AQUA
Pemisahan Jenis Sampah


Bank sampah ini gak buka tiap hari, tapi hari minggu saja. Warga bisa menabung di bank sampah yang nantinya bisa ditukar sembako atau uang tunai. Aku tertegun membaca buku tabungan warga karena ada yang sampai menghasilkan ratusan ribu dari sampah loh!

Sampah yang diolah juga bisa dijadikan kerajinan tangan yang dijual dengan harga murah tapi kualitas baik. Kerajinan tangan ini berupa tas laptop, tas ransel, topi, tempat pensil, dll. Kreatif sekali ya!

Jelajah Alam AQUA
Hasil Kerajinan dari Sampah


Taman Kehati


Disini kita main game loh, seru banget. Eh tapi ada yang lebih menarik daripada main game karena disini ada beraneka ragam tanaman. Kehati adalah singkatan dari keanekaragaman hayati. Gak cuma flora, fauna juga beragam disini. Uniknya, di beberapa tanaman sudah tersedia barcode yang bila di scan akan langsung masuk ke wikipedia dan muncul informasi mengenai tanaman tersebut.

Jelajah Alam AQUA

Jelajah Alam AQUA


Rumah Sumber


Wilayah ini merupakan wilayah yang punya peran penting untuk keberlangsungan sumber mata air. Disana ada sumur yang mengeluarkan air dari dalam tanah dengan kedalaman sekitar 50 meter. Dari sinilah air kemudian dialirkan ke Pabrik AQUA menggunakan pipa bawah tanah dan akan dilakukan pengecekan ulang di pabrik.

Jelajah Alam AQUA


Akses masuk ke dalam Rumah Sumber sangat dibatasi karena AQUA sangat menjaga kualitas air yang ada di Rumah Sumber.

Umbul Sigedang


Mata air ini yang bikin aku tergoda untuk nyebur, padahal siang itu matahari terik dan abis makan siang. Bikin mager buat ngapa-ngapain. Tapi pas liat airnya, gak bisa nolak buat gak nyebur.

Jelajah Alam AQUA

Jelajah Alam AQUA


Air disini bening banget, dingin dan ada beberapa ikan yang berenang. Kamu bisa berenang disini, berfoto di hammock, ataupun berfoto underwater. Betah banget berenang disini!

River Tubing Pusur


Ini kedua kalinya aku river tubing di Sungai Pusur, untuknya berbeda lokasi jadi pengalamannya pun berbeda. Sungai Pusur memang dijaga dengan baik, jarang terlihat sampah disini. Pedahal dahulu, sebelum masyarakat sadar mengenai pentingnya menjaga sungai, Sungai Pusur ini kotor loh.

Jelajah Alam AQUA

Jelajah Alam AQUA

Jelajah Alam AQUA


Berkat edukasi dan kerja sama dari masyarakat, sungai menjadi bersih dan dimanfaatkan sebagai sarana bermain river tubing.

Jelajah Alam AQUA


Meskipun jadwal padat, tapi ilmu yang didapatkan selama 2 hari 1 malam ini bener-bener akan bermanfaat buat aku pribadi maupun yang lainnya. Jelajah alam ini membuka mata bagaimana responsibility yang sesungguhya dari sebuah perusahaan terhadap masyarakat dan alam. Bukan hanya formalitas belaka, tapi benar-benar dilakukan demi masa depan anak-cucu kelak.

Jelajah Alam ini juga memberikan motivasi pribadi bagaimana masyarakat bisa berdaya, memiliki banyak kegiatan positif yang berdampak bagi masyarakat lainnya dan lingkungan.

Aku sangat mendukung kegiatan Jelajah Alam bersama AQUA ini terselenggara lagi dan kamu wajib banget ikutan kalau ada lagi!



Join the conversation!

Latest Instagrams

© Grow Bold, not Just Old. Design by FCD.