Nyobain Baklava dan Kunefe di Turki

Turkey
Pas jalan-jalan ke Turki, ada banyak banget makanan khas yang sayang buat dilewatkan. Selain Kebab, ada juga kudapan manis khas Turki yang bikin penasaran banyak orang. Meskipun Baklava dan Kunefe dijual di Jakarta, tapi penasaran gak sih gimana rasa asli di negaranya?

Karena Bebey bawel banget suruh aku nyobain Kunefe, akhirnya aku nyobain deh makan Baklava dan Kunefe di  resto sekitar Istiklal Cadessi dan Sultanahmet, Istanbul.



Aku belum pernah nyobain 2 makanan ini sebelumnya, dan aku pun gak mau Googling dulu soal makanan ini biar pas makan tanpa ekspektasi apapun. Jadi, gimana nih rasanya 2 kudapan manis khas Turki itu?

Baklava

Baklava ini sebenarnya makanan kuno loh. Konon katanya, jauh sebelum Republik Turki terbentuk, Baklava udah jadi ciri khas masyarakat lokal Turki dan Yunani.

Ada sebuah pepatah Turki yang menyebutkan:
Siapa yang belum mencoba Baklava asli Gaziantep, maka ia belum benar-benar tahu bagaimana rasa Baklava.
Ya, kota Gaziantep di klaim sebagai pemilik resep Baklava tertua.

Baklava terbuat dari Phyllo pastry yang diisi dengan campuran kacang. Phyllo ini adonan tipis yang terbuat dari tepung, air, minyak, cuka dan kuning telur. Setelah diisi, adonan ini disiram dengan madu dan gula. Gak sampai disitu, setelah matang Baklava disiram lagi dengan air mawar atau sirup karamel yang diberi campuran cengkeh. That's why rasanya manis bangeeeeet!



Di resto bernama MADO ini, aku pesen Baklava yang paket. Isinya ada 4 macam Baklava dan Ice Creamnya yang enak bangeeeet. Pas gigitan pertama udah kerasa Baklavanya manis banget dan kerasa banget ada madu/gulanya (gak bisa bedain).

Isinya kacang yang berbeda-beda tapi rasanya hampir sama. Kecuali Baklava yang kanan-bawah itu manisnya gak kayak yang 3 lainnya. Karena aku gak terlalu suka manis, Baklava ini aku nobatkan manis banget. Justru es krimnya deh yang menetralkan rasa manisnya.





Selain es krim itu, tehnya juga menetraliris rasa manis Baklava. Disini, tehnya disajikan dalam gelas kecil dan ada kuenya. Kuenya itu ada rasa jahenya dikit. Lumayan buat ganjel perut sambil nunggu Baklava.

Harga satu paket Baklava ini 21 TRY atau senilai Rp57.000.



Baklava ini khasnya ada di keseimbangan takaran dari butter, gula dan kacang Pistachio yang sudah ditumbuk halus. Ingat ya, seimbang. Jangan ada yang lebih, jangan juga ada yang kurang. Selain itu, lapisan pastry di Baklava juga harus benar-benar tipis agar renyah.

Kunefe

Masih di resto yang sama cuma beda tempat aja, aku cobain kudapan manis khas Turki lainnya yaitu Kunefe. Kunefe ini berasal dari bagian tenggara Turki yang berbatasan dengan laut Mediterania. Inilah makanan regional Turki yang mendunia.



Bahan utama daru Kunefe ini adalah 'kadayif', yaitu adonan kue halus yang udah dipanggang sebagian biar kering. Kalau Baklava isinya kacang, Kunafe ini isinya keju da direndam dengan sirup manis.

Biasanya, Kunefe ini ditaburi pistachio tanah hijau terang diatasnya, tapi Kunefe pesananku kali ini diatasnya diberikan ice cream vanilla. Pas dipotong, keju lelehannya terlihat sangat menggoda dan lembut banget pas dimakan.

Perbandingan lagi. Kalo Baklava ini pure manis banget, Kunefe ini manis gurih. Harganya 17 TRY atau sekitar Rp45.000.






Tapi dasar emang akunya gak terlalu suka yang manis-manis, aku gak bisa makan banyak kedua makanan ini. Tapi kalau disuruh milih, aku #TeamKunefe deh soalnya ada gurih-gurihnya. Kalau kamu team mana nih??

Join the conversation!

Latest Instagrams

© Grow Bold, not Just Old. Design by FCD.